Belakangan ini santer kedengaran tentang sebuah rumor yang menurut saya telah berhasil menjelek-jelekkan sebuah provider GSM yang baru saja nongol. Dulunya sich mereka hanya memiliki licence untuk frekuensi GSM di negara ini, namun karena adanya desakan dari pemerintah, akhirnya mereka mengeluarkan produk GSM, yang kemungkinan semata-mata hanya agar tidak kehilangan hak frekuensi yang telah mereka dapatkan.
Rumor-rumor itu tidak hanya beredar melalui email dan milis, namun sampai kepada sms. Berikut pesan yg saya terima dari email dan sms.
Email:
> Telah keluar kartu GSM A*** dari penayangan di Televisi
> dengan tarifnya 60/sms 60/menit 600/mms angka 666=setan a***
> kebalikannya SIXA=siksa sedangkan A***=Anti Kris. Jangan bli kartu
> tersebut karena itu dikeluarkan dari Anti Kris. Dengan membeli kartu
> tersebut berarti kita mendukung gerakan Anti Kris. Sebarkan berita ini
> ke teman2 anda. Jika anda melakukannya berarti anda menyelamatkan
> jiwa2. Thank’s
> vie: Saya pengguna kartu a***. tiap mlm jem 12 saya
> mendapat mc dr seseorg yg tdk dikenal, terdengar jeritan suara ce.
> begitu pula tmn2 saya yg pake kartu a***, demikian jg yg pake kartu
> a***. sebelum terlambat, jgn pake a***.. Kesaksian nyata dari robi,
> pengguna a*** 08666426454 fwd ke yg laen ya, jgn putus ditangan kamu.
SMS:
Kl ada tlpn yg NOMOR BERWARNA MERAH ato kode 0866 & 0666 jgn di angkat krn bs MENELAN JIWA,hr ini sdh di siarkan di berita,trjadi di jakarta dan duri,dan SUDAH TERBUKTI, skrng msh di usut oleh pihak KEPOLISIAN,dugaan smentara adlah kasus PEMBUNUHAN JARAK JAUH MELALUI TELPON GENGGAM (HP) oleh DUKUN ILMU HITAM / si penelpon adlh ROH GENTAYANGAN yg mencari MANGSA,harap di mengerti dan kirim keteman ato sodara semua,harap saling membantu sesama umat.
——————————————————————————-
Ada 2 opsi yang patut kita curigai dalam black campaign seperti ini.
1. Opsi Black Campaign oleh perusahaan itu sendiri
Demi mendongkrak popularitas, menurut saya mereka telah berhasil melakukan black campaign seperti ini. Tahu kalau rakyat indonesia lebih percaya kepada hal-hal misteri dan agamais, maka mereka melakukan black campaign dengan menyebarkan isu-isu kepercayaan. Ini mengakibatkan adanya sebuah rasa penasaran di masyarakat untuk benar-benar membuktikan isu itu.
2. Opsi Black Campaign dari pesaing perusahaan itu
Ya mungkin saja ini cuma persaingan bisnis, dimana provider-provider yg sekarang ini lagi asyik perang tarif, eh di ganggu oleh sebuah provider baru, yang mgkn menurut mereka akan lebih kuat dari mereka.
Tapi, ALANGKAH sayangnya, profesionalisme di ganggu dengan isu yang menurut saya sangat murahan seperti ini. Kenapa nggak bersaing dengan adem-adem aja, kita konsumen dah tahu kok mana yg lebih bagus dan mana yang buruk.
Tentunya dengan adanya isu-isu seperti ini siapa yg di rugikan? ya pasti ujung-ujungnya konsumen donk, karena product tetap jatuhnya akan ke masyarakat sebagai konsumen jugak
Opini saya kepada masyarakat:
Yang kita harapkan dari problema seperti ini adalah sebagai pembelajaran akan pentingnya menyaring informasi yang kita terima sebelum melakukan aktivitas forward-forward via email dan sms.
Berpikirlah dengan cerdas, karena tidak semua informasi itu adalah baik dan benar. Kadang aktivitas penyusupan strategi banyak di temukan di dalam info-info mentah seperti ini.
Opini saya kepada provider:
Lakukanlah aktivitas marketing dan persaingan yang sehat dan profesional. Jangan terus bodohi kami dengan strategi-strategi anda, karena kamilah anda ada.
Cheersss…….
[...] hari lalu saya menulis tentang black campaign yg terjadi di masyarakat kita mengenai isu Telepon 666 atau isu telepon santet yang dapat [...]
[...] operator untuk menaikkan traffic, seperti yang saya tulis juga sebelumnya, kalau sms ini adalah ulah para [...]